Sokong Ketahanan Pangan, Polsek Nirunmas Rawat Lahan Jagung Seluas 1 Hektare Milik Warga

Saumlaki.Newstanimbar.com – Jajaran Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Nirunmas kembali menunjukkan komitmen nyata dalam upaya untuk mendukung Ketahanan Pangan lokal di wilayah hukumnya.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Nirunmas, Ipda Victor Luturmas, S.H., jajaran Polsek Nirunmas melakukan giat perawatan lahan tanaman jagung pipil di Desa Tutukembong, Kecamatan Nirunmas, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (04/06/26) siang.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesuburan tanah agar tidak menghambat pertumbuhan tanaman jagung. Komoditas jagung pipil tersebut ditanam di atas lahan seluas 1 hektare milik Warga setempat, Bapak Yohanes Luturmas.

Dalam pelaksanaannya, Ipda Victor mengerahkan sejumlah personel Polsek Nirunmas untuk turun langsung ke lapangan membantu petani. Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat guna mendukung ketahanan pangan lokal.

Proses perawatan tanaman jagung meliputi kegiatan penyulangan benih, pembersihan rumput liar, pembumbunan tanah pada pangkal batang, pemberian pupuk secara berkala, hingga menjaga pasokan air yang cukup agar pertumbuhan tanaman berjalan optimal tanpa hambatan.

Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Nirunmas Ipda Victor Luturmas S.H., mengatakan bahwa, kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga situasi Kamtibmas, tetapi juga menjadi motor penggerak dan pendamping dalam sektor produktif seperti Pertanian.

“Perawatan berkala pada lahan jagung pipil seluas 1 hektare milik Warga Petani ini dinilai sangat krusial. Kami turun langsung mendampingi agar proses pertumbuhan tanaman tidak terhambat oleh gulma maupun hama,” terang Kapolsek.

Melalui keterlibatan aktif Personel Polsek Nirunmas di lapangan, Kapolsek berharap agar dapat memotivasi para Petani lokal di Kecamatan Nirunmas untuk terus mengoptimalkan lahan Mereka. Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang dimulai dari tingkat Desa. (NT.01)